MAKALAH ZOOLOGI VERTEBRATA


ZOOLOGI VERTEBRATA



Disusun Oleh:
Luthfi Ubaidillah N.                            1210206056


PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2012



Kata Pengantar
Allhamdulillahirabbil’alamin, terimakasih kepada Allah yang telah memberi saya kekuatan dan semangat luar biasa hingga karenanya saya dapat membuat sebuah bahan bacaan berupa  makalah yang mudah-mudahan dapat membantu proses pendewasaan berfikir untuk yang membaca, amiin.
Semoga anda yang telah membaca makalah ini dapat mengambil hal kecil dan berharga, yaitu kesadaran akan kebesaran Allah yang maha kuasa, yang telah menciptakan segalanya yang ada.

26 Mei 2012       
Luthfi Ubaidillah N.



Daftar Isi

Kata Pengantar...................................................................................................... ii
Daftar Isi ............................................................................................................ iii
BAB I Pendahuluan................................................................................................ 1
A.    Vertebrata................................................................................................ 1
BAB II Pembahasan................................................................................................ 2
A.    Pengertian................................................................................................ 2
B.    Filum-Filum Hewan Vertebrata............................................................... 3
C.    Sistem Pencernaan Pada Hewan Vertebrata......................................... 10
BAB III Penutup................................................................................................... 12
A.    Kesimpulan............................................................................................ 12
B.    Rekomendasi......................................................................................... 12
Daftar Pustaka.........................................................................................................
                  


BAB I
Pendahuluan

A.Vertebrata

Seekor binatang diklasifikasikan sebagai vertebrata ketika ia mempunyai tulang belakang untuk menopang otot-otot dan melindungi urat syaraf tulang belakang vertebrata meliputi ikan, amphibi, reptil, burung, dan mamalia tulang belakang sebenarnya adalah rangkaian tulang-tulang kecil yang disebut vertebratae.

Tulang-tulang kecil ini tersambung dan terkunci dengan ligamen mirip tali untuk menjadi penopang otot punggung yang sangat kuat dan fleksibel. Urat syaraf tulang belakang membentang sepanjang saluran vetebrae yang memberikan perlindungan dari kerusakan. beberapa ikan primitif seperti ikan hiu dan ikan pari, mempunyai duri yang terbuat dari bahan yang kenyal dan kuat, yang di sebut tulang rawan terdapat kurang lebih 45.000 spesies vetebrata yang masih hidup dari segi ukuran, vertebrata berkisar dari ikan-ikan kecil, sampai gajah dan paus yang beratnya lebih dari 100 ton, binatang terbesar yang pernah hidup. Mereka beradaptasi dengan kehidupan di bawah tanah, di permukaan dan di udara.




BAB II
Pembahasan
A.    Pengertian
Vertebrata adalah subfilum dari Chordata, mencakup semua hewan yang memiliki tulang belakang yang tersusun dari vertebra. Vertebrata adalah subfilum terbesar dari Chordata. Ke dalam vertebrata dapat dimasukkan semua jenis ikan (kecuali remang, belut jeung, "lintah laut", atau hagfish), amfibia, reptil, burung, serta hewan menyusui. Kecuali jenis-jenis ikan, vertebrata diketahui memiliki dua pasang tungkai.
Vertebrata memiliki sistem otot yang banyak terdiri dari pasangan massa, dan juga sistem saraf pusat yang biasanya terletak di dalam tulang belakang. Sistem respirasi menggunakan insang atau paru-paru.
Ciri-ciri tubuh hewan yang bertulang belakang:
1.      Mempunyai tulang yang terentang dari balakang kepala sampai bagian ekor.
2.      Mempunyai otak yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak.
3.      Tubuh berbentuk simetris bilateral.
4.      mempunyai kepala, leher, badan dan ekor walaupun ekor dan leher tidak mutlak ada contohnya pada katak.
Ciri alat tubuh hewan yang bertulang belakang sebagai berikut:
1.      Mempunyai kelenjar bundar, endoksin yang menghasilkan hormon untuk pengendalian. Pertumbuhan dan proses fisiologis atau faal tubuh
2.      Susunan saraf terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang
3.      Bersuhu tubuh panas dan tetap (homoiternal) dan bersuhu tubuh dingin sesuai dengan kondisi lingkungan (poikiloternal)
4.      Sistem pernapasan/terpirasi dengan paru-paru (pulmonosum) kulit dan insang operculum
5.      Alat pencernaan memanjang mulai dari mulut sampai ke anus yang terletak di sebelah vertran (depan) dan tulang belakang
6.      Kulit terdiri atas epidermis (bagian luar) dan endodermis (bagian dalam)
7.      Alat reproduksi berpasangan kecuali pada burung, kedua kelenjar kelamin berupa ovalium dan testis menghasilkan sel tubuh dan sel sperma



Hewan bertulang belakang (vertebrata) ini terdiri atas kelas yaitu:
1.      Kelas Pisces (Ikan)
2.      Kelas Amphibi (Latin amphi = dua, bia = hidup)
3.      Kelas Reftilia (Bahasa latin repare = merangkak/merayap)
4.      Kelas Aves (Burung)
5.      Kelas mamalia (Bahasa latin mamae artinya kelenjar buah dada, mamalia artinya hewan menyusui)

B.     Filum-Filum Hewan Vertebrata
                                        
a.       Kelas Pisces (Ikan)
Ciri utama Pisces sebagai berikut:
- Hewan berdarah dingin yang hidup di dalam air
- Bernapas dengan insang (operculum) dan di bantu oleh kulit
- Tubuh terdiri atas Kepala
- Rangka tersusun atas tulang sejati
- Jantung terdiri atas satu serambi dan satu bilik
- Tubuh ditutupi oleh sisik dan memiliki gurat sisi untuk menentukan arah dan posisi berenang
Pisces dapat di bagi menjadi beberapa ordo antara lain:
1. Ordo Apodes
Familia (1) : Angulidae
Species : Ikan panjang (Arguilia vulgaria)
Familia (2) : Muruenidae
2. Ordo Acthopterygi
Familia (1) : Parsidae
Species : Kakap (Lataes carca lifer)
Familia (2) : Muruenidae
3. Ordo Heterostonata
Species : Ikan lidah
4. Ordo Labysinthici
Famili : Analamtidal
Species : ikan bandeng (lates carca lifer)
Familia : scombridae
Species : tongkol (enthymus palamys)
5. Ordo Masacop Terygii
Famili (1) : chipeidae
Species : ikan bandeng (chonos-chonos)
Famili (2) : ikan salam (salmosalor)
6. Ordo Ostariophysi
Familia (1) : analamtidal
Species : kakap (lates carca lifer)
Famili : scmbridae
b.      Kelas Amphibia
Ciri-ciri amphibia sebagai berikut:
-       Dapat hidup di air dan di darat ataupun tempat-tempat yang lembab
-       Disebut juga hewan yang mempunyai tempat hidup (habitat) di dua alam
-       Hewan bernafas dengan paru-paru dan kulit. Telur dan berudu katak hidup di air kemudian setelah dewasa hidup di darat, berudu berbentuk seperti ikan yang bernafas dengan insang dan kulit, setelah masanya tumbuh kaki yang susut oleh kehidupan dan akhirnya ekor menghilang sementara itu insang berangsur-angsur menghilang dan digantikan oleh paru-paru kemudian katak menjadi dewasa.
-       Jantung beruang tiga yaitu dua serambi dan satu bilik.
-       Berkembang biak dengan bertelur dan pembuahan sel telur oleh sperma terjadi di luar tubuhnya (fertilisasi eksternal).



Amphibi dapat dibagi menjadi beberapa ordo:
1. Ordo bymnofora / opoda (amphibia tidak berkaki tetapi memiliki ekor)
Species : ular, cacing (ichtyo phisgentmosus)
2. Ordo anura/solienta (amphibia tidak berekor tetapi memiliki kaki)
Famili : Ranidae
Species : Katak buduk, katak hijau (Kamacun crivoras)
Familia : hyhidae
Species : katak pohon (hyla SP)
3. Ordo wodela / candata (amphibia yang berekor dan berkaki)
Familia : pretidae
Species : aning lumpru (necturus onaculanu)
Familia : crypto bran chidae
Species : solomonder air (ripto bronchus akeganiesis)
c.       Kelas reftilia (hewan melata)
Ciri-ciri hewan melata adalah sebagai berikut:
-       Kulit kering bersisik dari zat tanduk karena zat kertin
-       Bernafas dengan paru-paru
-       Berdarah dingin (porkoliokonal) yakni yang suhu tubuhnya dipengaruhi oleh suhu lingkungan
-       Umumnya bersifat avivar (bertelur), contoh kadal, dan vivipar beranak, contohnya ular.
-       Jantung terdiri dari empat ruang yaitu dua serambi dan dua bilik yang masih belum sempurna.
Reptilia dapat dibagi menjadi beberapa ordo antara lain:
1) Ordo crocodilia
Familia : crocodylidae
Species : buaya sedang (crocodyeus bifocatus), buaya besar (crocodyes porosus)
2) Ordo chelonia
Familia (1) : crocodylidae
Species : penyu (chelaina nydas)
Familia (2) : tryony chidae
Species : kuya (try ony x cartilaginews)
Familia (3) : testudinidae
Species : kura-kura (euora ambirinesis)
3) Ordo cacerilia
Familia (1) : cacertidae
Species : cicak (hemidacty frenatus)
Familia (2) : geckonocdae
Species : tokek (gecko monarchis)
Familia (3) : henoermatidae
Species : kadal (heloderma SP)
Familia : varanidae
Species : komodo (voronus komodensis)
biawak (voronus salvator
4) Ordo Aphidia
Contoh; ular sawah, ular kobra dan sebagainya



d.      Kelas aves (burung)
Ciri utama aves sebagai berikut:
-       Alat penglihatan, alat pendengaran dan alat suara sudah berkembang dengan baik
-       Berdarah panas (homoioteral)
-       Jantung terdiri dari empat ruang 2 serambi dan 2 bilik yang sudah berkembang dengan baik
-       Pembuahan sel telur dan sperma / fertilisasi terjadi di dalam tubuh induk (fertilisasi internal)
-       Terdapat sepasang testis, Sedangkan ovarium hanya satu dan tumbuh dengan baik di sebelah kiri.
Aves dapat dibagi menjadi beberapa ordo antara lain:
1) Ordo colombiforines
Familia : columbidal
Species : perkutut (geopilia striata)
2) Ordo coraciiformes
Familia : arcedinadae
Species : telengket (harcy concholm)
3) Ordo grana cares
Familia (1) : ardidae
Species : bangau (reptotilas javanicus)
Familia (2) : rassidal
Species : mordar (parphyrio albus)
4) Ordo nato tores
Familia (1) : laridae
Species : dara laut
Familia (2) : pamilirostros
Species : bebek / itik (anus koshos)
Familia (3) : sphe niscidae
Species : pinguin (aptenodytes SP)
5) Ordo rapaces
Familia (1) : fontanida
Species : alap-alap (falco papuanus)
Familia (2) : strigi dae
Species : burung hantu (suba kukua)

e.       Kelas Mamalia
Ciri-ciri utama hewan mamalia sebagai berikut:
-       Umumnya hidup di daratan, tetapi ada pula yang hidup di air seperti ikan paus, lumba-luma
-       Berdarah panas
-       Pada kulit terdapat kelenjar keringat dan kelenjar minyak
-       Otak berkembang dengan baik
-       Fertilisasi internal
-       Bernafas dengan paru-paru
-       Terdapat 4 ruang jantung yang sempurna
Macam-macam ordo hewan mamalia antara lain: 
1) Ordo dactyla
Species : Topis (clocidura marina)
Badak Jawa (rhino cerassoondaicus)
                                                                                                
2) Ordo insectivora
Species : cecurut (cocidura mosina)
Tupai (tupaja javarita)
3) Ordo phalidata
Species : trenggiling (tubuh bersisik)
4) Ordo chiroptera
Species : kelelawar (micro chiroptera SP)
Kalong (megachiroptera SP)
5) Ordo marsupiala
Species : kucing (fell is catus)
Singa (fell is lion)
Harimau (fell is tigris)
Serigala (canislupus)
6) Ordo marsopialia
Species : kanguru (macropus)
Kuskus (plalanger)
7) Ordo prosboscidae
Species : gajah (elephan indicus)
Gajah Africa (loxoder africanus)
8) Ordo artidactyea
Species : kerbau (bubalus-bubalus)
Banteng (basssonduicus)
Kambing (capra faleoheri)
C.     Sistem Pencernaan Pada Hewan Vertebrata
Proses pencernaan makanan dapat terjadi secara mekanik dan kimia. Pencernaan mekanik adalah proses yang mengubah makanan menjadi bagian-bagian yang kecil. Sedangkan pencernaan secara kimia adalah suatu proses pengubahan makanan dengan bantuan enzim pencernaan.
1.    Sistem Pencernaan pada ikan
Misalnya, ikan mas mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus dan anus. Ikan mempunyai lidah yang pendek terdapat pada dasar mulut, lidah itu tidak dapat digunakan seperti lidah pada hewan lainnya. Ikan mas tidak mempunyai kelenjar ludah tetapi mempunyai kelenjar lendir dari mulutnya. Lambung merupakan pelebaran dari saluran pencernaan
2.    Sistem pencernaan pada amphibia
Sebagai contohnya adalah katak mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, kloaka.
Untuk membantu menelan makanan, yaitu makanan tersebut dicampur dengan ludah yang dihasilkan oleh kelenjar ludah. Pencernaan makanan berlangsung di dalam lambung katak mempunyai kelenjar pencernaan yaitu hati dan pankreas.
3.    Sistem pencernaan pada reptilia
Seperti dicontohkan kadal yang mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus dan kloaka. Kadal mempunyai hati dan pancreas sebagai kelenjar pencernaan.
Lambung pada reptilia bentuknya sesuai dengan bentuk badannya, misalnya lambung kura-kura berbentuk agak bulat.




4.    Sistem pencernaan pada burung
Sebagai contoh burung merpati mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan kloaka. Burung mempunyai hati dan pancreas, keduanya merupakan kelenjar pencernaan yang berada di luar saluran pencernaan.
5.    Sistem pencernaan pada mamalia
Hewan mamalia misalnya sapi mempunyai lambung yang tersusun dari empat bagian yaitu perut besar (rimen), perut jala (reticulum) perut kilab (omosum), dan perut masam (obomasum). Makanan yang berupa rumput dan sebangsanya dari mulut melewati kerongkongan masuk ke dalam perut besar, dari perut besar makanan kembali ke mulut untuk dimumah, setelah dimumah makanan ditelan dan masuk ke dalam perut jala, kemudian ke perut kilab dan akhirnya ke perut masam.



BAB III
Penutup
A.    Kesimpulan
Dalam bumi ini sungguh banyak sekali ciptaan Allah yang sangat menakjubkan dan sungguh indah. Sudah sepatutnya kita untuk ttap menjaga dan melestarikan apa yang dititipkanNya kepada kita semua.
Mudah-mudahan dengan begitu akan tercipta kerukunan dari semua makhluk di Bumi ini.
B.     Rekomendasi
Setelah membaca makalah ini daya berharap, anda tidak merasa puas dan terus termotivasi untuk menciptakan karya ilmiah lain yang lebih berkualitas dan bermanfaat.
Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada anda yang telah menghargai karya orang lain sebagai hak ciptanya.
Terimakasih.


Daftar Pustaka
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&ved=0CGAQFjAB&url=http%3A%2F%2Fid.wikipedia.org%2Fwiki%2FVertebrata&ei=D9LAT9T_FoKIrAeKrtHWCQ&usg=AFQjCNHAiszO9CAn6zB8lB12ZiJ5GX_lxg&sig2=TaUE1Uy3AiuzU2KgSML4nQ
http://www.anakciremai.com/2008/07/makalah-biologi-tentang-keragaman-hewan.html
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=0CFwQFjAA&url=http%3A%2F%2Fsmsrsd-infopenting.blogspot.com%2F2011%2F06%2Fseekor-binatang-diklasifikasikan.html&ei=D9LAT9T_FoKIrAeKrtHWCQ&usg=AFQjCNHjKx__jyDn17RyzHspw4ZAQgWj7A&sig2=r9e1o3hyO9PflFZ7FlWeTw

1 komentar:

  1. mkasih gan mkalahnya ..
    izin Copas gan ,byuuzz

    BalasHapus